Stairway to Sugar-Ray

To reach the top you need to climb. Pure and simple. Oalah mas, hariii giniiiiii! Kita sekarang ini hidup di nano-age. Dunia digital yang antikonvensional. Sudah bukan jamannya Shakespeare dengan kata-kata indah yang menipu daya lagi. Kita bisa mencapai puncak dengan naik helikopter, multi terrain vehicle, superconduktor levitator, portable rocketeer suit ala iron man, interdimensional vortex gate, baling-baling bambu, pintu ke mana saja, atau langsung saja ber-apparate ala harry kopter. Man, I feel so old >,<”.

Mungkin hari ini banyak orang yang bisa mencapai puncak dengan rumus praktis nya sendiri, either involving advance technology or advance psychology. Dengan begitu orang tidak perlu bersusah payah atau bahasa kampusnya, berproses, untuk mencapai puncak. However, my favourite conjunctive, thing that easy to get is less worthy */Oalah, yet another mumbo jumbo from Shakespeare wannabe seasonal blogger >,<”*/ . Sesuatu yang kita raih dengan mudah, biasanya kurang berharga, sebagaimana barang gratis dibandingkan barang yang mahal. Pada suatu saat di masa depan, orang akan lebih antusias untuk menceritakan jerih payahnya ketika berusaha mencapai puncak daripada puncak itu sendiri. Ini dari tadi puncak-puncak melulu, puncak apaan sih? >,<”

Oh well, nuff with pathetic childish soliloquy prolog ala Srimulat. Kesuksesan erat dengan kerja keras. Ketika kita mencapai posisi direktur suatu perusahaan melalui jenjang karir yang ditentukan, maka kita akan dikatakan sukses. Lain halnya bila kita menjadi direktur perusahaan karena hubungan kekeluargaan dsb. Kita masih perlu melakukan banyak hal untuk bisa dikatakan sukses. Dalam rangka mencapai kesuksesan/target/visi/puncak itu maka orang melakukan siklus strategi-eksekusi-evaluasi, demikian berulang-ulang. Sadar atau tidak itulah yang dilakukan seorang pekerja keras setelah menetapkan target.

Now, Let’s put it in the context. Dari sisi kami, ECC UGM, selain layanan informasi yang selama ini sudah kami berikan, walaupun masih banyak kekurangan di sana sini, kita punya target lain yaitu untuk menjadi media pengembangan karir. Tentu saja obyek utamanya adalah teman-teman yang hendak berkarir, baik yang sudah experienced, fresh graduates, bahkan teman-teman mahasiswa. Menurut kami, untuk perencanaan dan persiapan karir, semakin dini semakin baik. Fail to plan, plan to fail. Pada suatu ketika yang ideal, mahasiswa yang lulus menjadi fresh graduates, sudah pasti arah karirnya ke mana dan sudah memiliki kualitas yang disyaratkan, baik hardskill maupun softskill. Dan seorang experienced yang mungkin tidak cocok dengan karirnya yang sekarang bisa menemukan karir yang lebih sesuai. Kalau sudah begini , adakah pihak yang tidak diuntungkan?

Untuk tujuan itulah kami berpikir keras yang kemudian ditindaklanjuti dengan kerja keras, dan evaluasi terus menerus. Of course, no matter how high the mountain you ought to climb, You have to start it with a single step. Kami memulai dengan membuat fasilitas online assessment untuk teman-teman, untuk memberikan gambaran di mana teman-teman sekarang berada. Dan di situ kami berikan usulan-usulan untuk pengembangan diri anda dalam wujud training. Untuk training ini kami juga sudah memulainya, terutama yang softskill. By the time being, kita juga sedang membangun database perusahaan dan requirementnya, sehingga nanti teman-teman bisa compare, bisa tahu gap antara keadaan teman-teman sekarang dengan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan. Dengan begitu teman-teman bisa mengejar, salah satunya dengan training. Kita juga sedang menjajagi kemungkinan untuk diadakan konselling karir secara offline dengan psikolog kami.

Yeah, untuk training memang ada biaya lagi. Tapi sungguh bukan profit yang kami kejar */dan memang rugi kalau dihitung-hitung secara finansial >,<*/. Sekali lagi, untuk mencapai puncak memang menanjak jalannya. Tapi kami yakin, segalanya akan terasa ringan jika kita berjalan beriringan.

About joel

Bima Ardhitya, ECC's External Dept. Head

Leave a comment

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Your email is never shared. Required fields are marked *