Crazy Lil’ Overrated Thing Called Career

There’re a lot more to life than career. Well, as much as I won’t tag it as a controversial line,  I’m pretty sure the world will be separated by that brows-wrinkling statement into two opposing sides of agreeing and disagreeing. But hey, it had been a world of agreeing and disagreeing in every single thing for so long while, as long as human kind can ever recall, no? of course we can always agree to disagree in this matter either. *this is what  a seasonal blogger used to write,  complexation of a simple thing, or in a seven letter word : rubbish */insert peace emoticon ^^v

Kembali ke masalah karir, sesuai dengan domain kita yang konon adalah career center.  Saya sendiri cukup yakin, sebagian besar orang dalam hatinya tak kuasa membantah bahwasanya banyak hal yang lebih penting daripada karir. Keluarga misalnya, tetangga , negara, ideologi, kemanusiaan,  agama dll. Hal-hal yang kalau dibenturkan dengan karir, berat rasanya dalam hati kita untuk mengalahkannya. A wise-baldy-look older than his real age-man might say you cannot compare those things apple to apple like that,  they’re all important and they don’t contradict each other unnecessarily Sounds so sweet and true, eh? However, the truth is out there *X-Files soundtrack fade in*. The reality bites, you only have one time and one self in your life. Anda semakin tua dan layu tiap detiknya, dan waktu yang telah anda lewati tidak bisa anda ulang lagi. Dan anda harus memutuskan untuk apa potensi dan waktu anda yang tersisa itu akan anda gunakan? karir? keluarga? ideologi? yang lain?.

Lho, kan bisa diatur dengan manajemen waktu dan skala prioritas? Oh well, apa kata manajemen waktu dan skala prioritas ketika deadline dari bos atau panggilan dari bos datang tiba-tiba bersamaan dengan hari libur yang menjadi hak keluarga kita, bersamaan dengan itu ada panggilan tugas keagamaan, eeee masih belum cukup tetangga akrab sebelah rumah persis meninggal dunia?  Errr, ndilalah >,<’  di saat itu juga tim sepakbola kesayangan anda sedang ditayangkan di televisi, final lagi, sedangkan anak anda menangis meraung-raung ingin nonton ipin dan upin. Kok ekstrim dan mengada-ada banget toh mas? *Again, blogger musiman ini, we write what we want ^^.

Long story short, karir menjadi trend besar hari ini. Sesuatu yang harus ditanyakan setelah a flat socially spoken ‘how do you do?‘,  ketika anda bertemu teman lama. Dan seakan-akan orang akan berkurang nilainya, just because she/he’s not a settled employee, just because she prefers to be a house mom. That being said, it did us favour, to be honest. In the term of business. Tapi sungguh bukan begitu pandangan kami. Karir hanya keperluan saja, makanya seharusnya dipermudah. Dan kami hadir berusaha untuk mempermudah saja. Sesuai dengan slogan layanan kami EASE : Easy Accomodative Synergy Effective, klik deh kalo ndak percaya.

Visi kami adalah untuk melayani. Dan tentu saja masih banyak kekurangannya, dan banyak yang dikecewakan. We’re really sorry. Kadang-kadang sedih juga menanggapi ekspresi kekecewaan teman-teman yang ‘cyber’ banget. But hey, that’s what we do here, as our humble career. Kita take it easy saja. Sesuai dengan slogan kami dalam bekerja EASY : Eeeee Alaaaaahh Sabaaaar Yaaa, ndak usah di klik, I made it up.

The silver line is, ndak sedikit juga yang mendoakan kami. Sangat menyenangkan, bahkan sampai kadang-kadang merinding dan mata berkaca-kaca, ketika membaca testimoni dari teman-teman yang merasa sangat terbantu dengan apa yang kami lakukan. Such moment when words fail you T.T . Really buddy, tidak banyak hal yang bisa menandingi perasaan seperti itu. Apalagi kok cuma gajian ^^.  Last but not least, we thank you all for any kinda supports and feedback, wish you all the best with your career and more even your life.

About joel

Bima Ardhitya, ECC's External Dept. Head

Leave a comment

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Your email is never shared. Required fields are marked *